Publikasi

Anak dengan Kanker Bisa Jadi Ancaman Kesehatan Temannya Itu Mitos

Anak dengan Kanker Bisa Jadi Ancaman Kesehatan Temannya? Itu Mitos!

oleh : Nurvita Indarini - detikHealth


Jakarta, Anak yang berjuang melawan kanker tentu harus melalui hari-hari yang yang tidak mudah. Sebab di usianya yang masih belia mereka harus menjalani serangkaian pengobatan yang membutuhkan waktu panjang. Belum lagi jika dalam kehidupan sehari-harinya mereka dihindari oleh teman-temannya yang takut tertular.

"Dulu saya merasa sendiri dan dikucilkan. Karena setelah lama tidak masuk sekolah, saya kembali ke sekolah dengan muka yang lebih chubby. Saya merasa teman-teman saya melihat saya aneh," ujar Zaskia, seorang survivor kanker, dalam diskusi tentang mitos dan fakta kanker pada anak yang digelar di Jl Panglima Polim III, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Minggu (28/6/2015).

Zaskia berujar, dirinya memang pernah tidak masuk sekolah selama 5 bulan lantaran harus menjalani pengobatan kanker secara intensif di rumah sakit. Apa yang dialaminya di sekolah tentu membuat Zaskia sedih.

"Saya lalu minta orang tua agar mendatangkan dokter dan suster ke sekolah untuk memberi tahu teman-teman bahwa kanker itu tidak menular," sambungnya.

Setelah mendapat informasi yang memadai dari pakarnya, untunglah teman-teman Zaskia mulai memahami. Sejak itu mereka memberikan support pada Zaskia, dan tidak lagi menjauhi karena takut tertular.

Dalam kesempatan yang sama, dr Mururul Aisyi, SpA dari RS Kanker Dharmais mengatakan proses pembentukan sel kanker tidak berjalan begitu saja. Ada perubahan sel menjadi kanker yang tidak mudah.

"Karena di tubuh itu sudah ada semacam 'polisinya' agar tidak mudah menjadi kanker. Untuk menjadi kanker harus melewati yang tidak mudah. Makanya untuk penyembuhan juga butuh waktu yang tidak singkat," kata pria yang akrab disapa dr Murur itu.

Jika di sekitar Anda ada orang dengan kanker yang penampilannya jadi berbeda dari sebelumnya, misalnya kepala yang menjadi gundul lantaran rambut rontok akibat efek kemoterapi, tidak perlu dijauhi. Karena pendapat yang mengatakan bahwa kanker bisa menular itu adalah mitos.

 

Bagikan via Email

Nama Anda:
Email Penerima:
Subjek:
Dari: