Publikasi

Hari Kanker Anak International 2015 Goes For Gold

TANGGAL 15 Februari ditetapkan sebagai Hari Kanker Anak Internasional dan pada tanggal tersebut dirayakan secara serentak di seluruh dunia dengan aksi Solidaritas Act Now dan Better Access to Care For Children With Cancer Every Where .

Pada hari itu pula, seluruh anggota CCI (Childhood Cancer International ) yang memiliki anggota sekitar 177 organisasi dari 90 negara, serta didukung lebih dari 1.000 anggota SIOP, anggota UICC dan anggota dari IPPCN (International Palliative Care Network ) akan meluncurkan kampanye “Go for Gold “.

Kampanye ini menyosialisasikan Gold Ribbon sebagai lambang resmi internasional untuk kanker pada anak, sampai bulan September 2015 sebagai Bulan Peduli Kanker pada Anak. Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) telah bergabung sejak 1999 menjadi anggota CCI yang didirikan di Spanyol tahun 1994. Tema Hari Kanker Anak Internasional 2015 yang YOAI angkat kali ini sesuai dengan tema Childhood Cancer International (CCI), yaitu “Indonesia Goes for Gold”.

Gold ribbon atau pita emas adalah simbol keberanian dari seluruh pahlawan kecil dan remaja yang saat ini berjuang melawan penyakit kanker. Tujuan dari kegiatan ini selain meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kanker pada anak, juga untuk meluruskan kesalahpahaman yang masih banyak ditemui, terkait penyakit kanker. Antara lain anggapan kanker pada anak tidak dapat disembuhkan.

“Padahal, sebenarnya kanker pada anak dapat disembuhkan asal ditemukan dalam stadium awal,” tutur Rahmi Adi Putra Tahir, Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), di fX Senayan. Di Indonesia, kegiatan kampanye “Indonesia Goes for Gold” dihelat fX Senayan, Minggu (15/2).

Acara ini diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, anak-anak sekolah, mahasiswa, dan beraneka ragam komunitas. Peserta kampanye tidak hanya datang dari komunitas masyarakat lokal, juga masyarakat asing ikut berpartisipasi, seperti Indian Ladies Group dan Memorial Gandhi School. Beberapa Pejabat dari Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta ikut hadir mendukung acara Hari Kanker Anak Internasional 2015 ini.

Di samping itu, YOAI juga menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kanker pada anak dengan menyebarkan informasi kepada masyarakat agar waspada dan mengenali gejala kanker anak sedini mungkin melalui Seminar Awam di RSAB Harapan Kita Jakarta dan juga roadshow berupa seminar ilmiah di RS Dr Sutomo Surabaya, dan RS Dr Sradjito Yogyakarta.

Seminar ilmiah ini untuk para dokter umum dengan tema “Pengenalan Gejala Awal Kanker pada Anak”. Rahmi menyebutkan, tujuan seminar ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas tenaga medis, khususnya dalam penanganan anak-anak yang sakit kanker di Indonesia.

“Melalui seminar-seminar ini diharapkan dapat dijadikan media sumber informasi bagi para dokter umum terkait permasalahan kanker anak terkini, dan informasi tentang dukungan nutrisi untuk pasien kanker bagi para orang tua,” tutur Zanty R Kurnia, Ketua Panitia Hari Kanker Anak Internasional 2015.

Dwi nur ratnaningsih

Bagikan via Email

Nama Anda:
Email Penerima:
Subjek:
Dari: